Asterisk adalah software IP PBX untuk membuat sistem layanan komunikasi telepon melalui internet atau biasa disebut VoIP (Voice over Internet Protocol). Asterisk merupakan software open source yang berjalan pada sistem operasi berbasis Linux. Asterisk salah satu software server VoIP yang di distribusikan melalui GPL (General Public License). Asterisk disebut juga IP PBX, karena memiliki fungsi dan kemampuan layaknya PBX namu berbasis IP. Asterisk biasanya digunakan untuk membangun suatu sistem layanan komunikasi serta memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk mengembangkan suatu sistem layanan komunikasi serta telepon sendiri dengan kustomisasi yang seluas-luasnya diberikan kepada pihak pengguna.
Cara Installasi/Konfigurasi :
- Buat Virtual Machine, disini saya menggunakan Debian 9.4.0
- Login sebagai Root.
- Masukkan perintah "nano /etc/network/interafaces".
- Kemudian akan tampil menu seperti dibawah ini, lalu setting IP Address, Netmask, dan Gateway yang satu network atau jaringan dengan jaringan internet pada PC kita. Pada Debian 9, digunakan script "enp0s3" bukan "eth0".
- Simpan dengan menekan ctrl+x kemudian tekan Y lalu enter.
- Masukkan perintah “nano /etc/resolv.conf”.
- Masukkan DNS servernya.
- Simpan dengan menekan ctrl+x kemudian tekan Y lalu enter.
- Lalu cek IP Address tadi dengan perintah “ip a”.
- Masukkan debian-9.4.0-i386-DVD-1.iso, dengan cara pilih Device > Drive Optic > debian-9.4.0-i386-DVD-1.iso. Kemudian masukkan perintah "apt-cdrom add" dan "apt-get update". Lakukan hal yang sama pada debian-9.4.0-i386-DVD-2.iso dan debian-9.4.0-i386-DVD-3.iso.
- Masukkan perintah "apt-get install asterisk -y" untuk menginstall Asterisk.
Scroll paling bawah, kemudian tambahkan script berwarna biru berikut :
[general] → untuk mengatur
port=5060 → port yang dipakai ketika login
bindaddr=0.0.0.0 → seluruh ip bisa mengakses
context=other → selainnya bisa mengakses
[........] → host/dial yang akan digunakan
type=friend → type friendly agar user dapat login
context=myphones → no telepon yang akan dipakai
secret=........ → password yang akan dipakai
- Selanjtunya masuk Extensions Asterisk, untuk menjalankan proses call phone agar dapat berjalan dengan baik. Masuk ke system “nano /etc/asterisk/extensions.conf”.
- Lakukan restart dengan perintah "/etc/init.d/asterisk restart". Pastikan [OK]
- Kemudian buka Zoiper, dan Create New Account.
- Masukkan User (salah satu nomor Extensions), Password (secret pada nomor Extension), dan Domain (IP Address pada Trixbox), kemudian NEXT.
- Klik Close.
- Lakukan hal yang sama pada PC kedua dengan menggunakan extentions yang belum digunakan.
- Kemudian cobalah untuk memanggil dari PC1 ke PC2.
完了.....
書き込みが間違っている場合はお願いします

CACTI adalah salah satu software yang digunakan untuk keperluan monitoring yang banyak digunakan saat ini. Cacti menyimpan semua data / informasi yang diperlukan untuk membuat grafik dan mengumpulkannya dengan database MySQL. Untuk menjalankan cacti diperlukan software pendukung seperti MySQL, PHP, RRDTool, net-snmp, dan sebuah webserver yang support PHP seperti Apache atau IIS. Cacti merupakan sebuah software MRTG (Multi Router Traffic Grapher) web based yang menjadi solusi komplit untuk network graphing yang memanfaatkan penyimpanan data RRDTool dan fungsi grafik. Pada umumnya cacti digunakan untuk menampilkan graph dari suatu jaringan kebanyakan parameter bandwitdh used yang di-graph. Tak hanya itu cacti juga bisa menampilkan parameter “ping”, uptime dari sebuah hardware (misalnya server, router, access point, dll).
CACTI menyediakan kemampuan data yang cepat, pola grafik advance, metoda perolehan multiple data dan fitur pengelolaan user. Semuanya dikemas secar inklusif, sebuah interface yang mudah digunakan dan mudah dipahami untuk Local Area Network yang komplek dengan ratusan device.
CACTI adalah satu aplikasi open source yang merupakan solusi pembuatan grafik network yang lengkap yang didesign untuk memanfaatkan kemampuan fungsi RRDTool sebagai peyimpanan data dan pembuatan grafik. Cacti menyediakan pengumpulan data yang cepat, pola grafik advanced, metoda perolehan multiple data, dan fitur pengelolaan user. Semuanya dikemas secara intuitif, sebuah interface yang mudah digunakan mudah dipahami untuk local area network hingga network yang kompleks dengan ratusan device. Dengan menggunakan cacti kita dapat memonitor trafik yang mengalir pada sebuah server.
Cara Installasi/Konfigurasi :
A. Membuat Mesin Virtual
- Buka VirtualBox, disini saya menggunakan versi 4.2.10.
- Klik icon New atau Baru.
- Berikan nama untuk mesin virtual, pilih Linux untuk Tipe SO nya, dan pilih Debian (64-bit) untuk versinya. Kemudian klik Next atau Lanjut.
- Atur RAM yang akan digunakan, karena RAM PC saya hanya 2GB, maka saya atur RAM menjadi 384 MB saja. Kemudian klik Next atau Lanjut.
- Untuk Harddisk saya akan menggunakan VHD Debian Default, maka pilih Gunakan Berkas hard disk yang ada atau Use an existing virtual hard drive file.
- Kemudian klik icon berkas, lalu pilih hard drive file yang akan digunakan. Kemudian klik Open.
- Kemudian klik Create atau Buat.
- Setting Network atau Jaringan mesin virtual dengan cara klik Setting atau Pengaturan, pilih Network atau Jaringan, pilih Bridge Adapter atau Adaptor Ter-Bridge untuk Adaptor1 dan Host Only Adapter atau Hanya Host untuk Adaptor2.
B. Konfigurasi IP Address
- Klik Start atau Mulai, kemudian login ke Debian sebagai root dengan user dan password root.
- Ketikkan perintah “nano /etc/network/interfaces”.
- Kemudian akan tampil menu seperti dibawah ini, lalu setting IP Address, Netmask, dan Gateway yang satu network atau jaringan dengan jaringan internet pada PC kita. Pada Debian 9, digunakan script "enp0s3" bukan "eth0".
- Simpan dengan menekan ctrl+x kemudian tekan Y lalu enter.
- Masukkan perintah “nano /etc/resolv.conf”.
- Masukkan DNS servernya.
- Simpan dengan menekan ctrl+x kemudian tekan Y lalu enter.
- Kemudian restart dengan perintah “/etc/init.d/networking/restart”.
- Lalu cek IP Address tadi dengan perintah “ip a”.
C. Memasukkan Binary
- Masukkan debian-9.4.0-i386-DVD-1.iso, dengan cara pilih Device > Drive Optic > debian-9.4.0-i386-DVD-1.iso.
- Masukkan perintah "apt-cdroom add".
- Masukkan perintah "apt-get update".
- Masukkan juga debian-9.4.0-i386-DVD-2.iso dan debian-9.4.0-i386-DVD-3.iso dan masukkan perintah "apt-cdroom add" dan "apt-get update".
D. Menginstall CACTI
- Masukkan perintah "apt-get install cacti".
- Masukkan debian-9.4.0-i386-DVD-1.iso, kemudian tekan enter.
- Masukkan debian-9.4.0-i386-DVD-2.iso, kemudian tekan enter.
- Masukkan debian-9.4.0-i386-DVD-3.iso, kemudian tekan enter.
- Masukkan password (root).
- Masukkan password sekali lagi.
- Pilih apache2.
- Setelah proses installasi selesai, buka browser dan ketikkan "ip_debian/cacti".
- Masukkan User Name (admin) dan Passsword (root), kemudian klik Login.
- Pilih "Create Devices".
- Kemudian klik Create pada pojok kanan bawah.
- Kemudian Save.
- Klik Graphs untuk melihat grafiknya.
SELESAI....
Lukmanul Khakim
Oktober 12, 2019
New Google SEO
Bandung, Indonesia






